Minggu, 16 Oktober 2011

KEJUARAAN PRAPON XVIII GANTOLE BERAKHIR


ATS Bogor:    Kejuaraan Gantole 2011 dan babak pra kualifikasi PON XVIII secara resmi ditutup oleh Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsekal Pertama TNI Tabri Santoso, S.IP. di Aula Iskandar, acara tersebut di hadiri seluruh Atlit, penitia dan para juri, para pejabat Lanud Atang Sendjaja dan para pengurus Fasi Kabupaten Bogor, Minggu (16/10).

Pada kejuaraan Gantole kali ini di ikuti oleh 14 provinsi yaitu Sumut, Sumbar, Pekanbaru, Jabar, Sulut, Susel, NTB, Banten, Yogyakarta, Jateng, DKI Jakarta, Kalsel, Kaltim, dan Jatim. 147 atlet dan official  yang terdiri dari 58 atlet dan 18 official dan 71 personel pendukung mulai dari teknisi dan juru gantole.

Dalam kejuaraan ini ada delapan katagori/kelas yang diperlombakan untuk katagori Sambar Pita juara pertama diraih oleh Samsul Fatah  dari provinsi DKI, Lintas Alam kelas B-LG 3 diraih oleh Munandar Bendol dari DI Yogya, Sambar Pita dan Ketepatan Mendarat kelas A khusus LG 3 oleh Adi Utomo dari NTB, Lintas Alam klas A-LG3 oleh Haris Arifin dari Selsel, Sambar Pita dan Ketepatan Mendarat klas B oleh Ayat Supriana dari Jawa Barat, Lintas Alam kelas B oleh Iwan Sinulingga (Almarhum) dari Sumatera Utara digantikan oleh Allpy Aris Dauleda dari Jawa Timur, Sambar Pita dan Ketepatan Mendarat Kelas A oleh Herda Eka dari Jawa Timur dan Lintas Alam kelas A diraih oleh Rosyid Ridho dari Riau.

Menurut panitia perlombaan ini menunjukkan peningkatan dari kejuaraan sebelumnya  baik dari segi penilaian maupun semangat para atlit yang bertanding semakin bergairah, animo masyarakat antusias menyaksikan sangat tinggi, dan rekan-rekan media cukup banyak yang mengabadikan ikon ini baik dari media cetak maupun media elektronik.

Bagi para atlit yang meraih juara satu, dua dan tiga agar mempersiapkan diri mulai dari sekarang untuk mengikuti PON ke XVIII tahun 2012 yang akan dilaksanakan di Provinsi Riau.

Komandan Lanud Atang Sendjaja dalam sambutan tertulis mengakatan bahwa dalam sebuah kompetisi ada yang kalah ada yang menang, namun kemenangan yang diperoleh bukan berarti membuat kita berhenti sampai disitu, boleh berpuas diri tapi ingat sebuah kemenangan merupakan beban dan tanggung jawab untuk mempertahankann di kejuaraan PON tahun 2012 mendatang di Riau, kepada atlit yang beruntung saya ucapkan selamat dan sukses membawa kemenangan dan kabar baik kedaerahnya, dan bagi yang belum beruntung jadikanlah event ini sebagai cambuk keberhasilan untuk memicu semangat yang tinggi karena pada prinsifnya sebuah kegagalan merupakan awal dari keberhasilan, “Imbuh Dan Lanud”.

Komandan Lanud berharap kepada seluruh atlit Gantole jadilah atlit yang haus akan prestasi dengan berlatih dan berlatih sehingga pada suatu saat nanti oleh raga gantole ini menjadi besar dan mendapat pengakuan dikancah internasional “harap Tabri”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar